<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Andika Kusuma &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://andika.web.id/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andika.web.id</link>
	<description>Personal Website</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 17:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>7 Penyebab Anda Sulit Konsentrasi</title>
		<link>http://andika.web.id/7-penyebab-anda-sulit-konsentrasi/</link>
		<comments>http://andika.web.id/7-penyebab-anda-sulit-konsentrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 02:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AskaX</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.web.id/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang pasti pernah mengalami situasi di mana sulit untuk berkonsentrasi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang status usia. Untuk mengetahui apa saja pemicunya, berikut ini adalah 7 (tujuh) alasan kenapa pikiran Anda mudah mengambang yang disertai anjuran para ahli: 1. Kadar hormon rendah Pikiran mudah buyar adalah sinyal bahwa Anda mungkin&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-136" href="http://andika.web.id/?attachment_id=136"><img class="alignleft" title="Konsentrasi_andika-web-id" src="http://andika.web.id/wp-content/uploads/Konsentrasi_andika-web-id-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208" /></a>Setiap orang pasti pernah mengalami situasi di mana sulit untuk berkonsentrasi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang status usia.</p>
<p>Untuk mengetahui apa saja pemicunya, berikut ini adalah 7 (tujuh) alasan kenapa pikiran Anda mudah mengambang yang disertai anjuran para ahli:</p>
<p><strong>1.  Kadar hormon rendah </strong></p>
<p>Pikiran mudah buyar adalah sinyal bahwa Anda mungkin kekurangan vitamin atau hormon, terutama jika dibarengi dengan rasa lelah luar biasa. &#8220;Jika ada kekurangan pada hormon tiroid, metabolisme jadi melambat sehingga mengurangi aliran darah dan fungsi sel di berbagai bagian otak,&#8221; kata Dr Orford, Staf Ahli dari Mayo Clinic, Preventive Medicine Division, di Scottsdale.</p>
<p>Lakukan ini: Buatlah janji dengan dokter Anda untuk sekadar berkonsultasi. Setelah itu, buat daftar setiap kali ada perubahan gangguan kesehatan untuk membantu mendeteksi sumber masalah terkait gangguan konsentrasi.</p>
<p>&#8220;Anda juga dapat melakukan pemeriksaan medis lebih komprehensif, termasuk tes darah,&#8221; kata Dr Orford. Di samping itu, Anda juga dapat meminta dokter untuk menguji faktor risiko kardiovaskular, seperti hipertensi, kolesterol, sindrom metabolik atau pradiabetes. Pasalnya, jika tidak segera diobati, dapat menyebabkan penurunan kognitif.<img title="More..." src="http://andika.web.id/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p><strong>2. Hormon sudah rusak</strong></p>
<p>Sulit untuk berkonsentrasi adalah keluhan paling umum dari perempuan yang mengalami perimenopause, kata Kimberly Pearson, MD, seorang psikiater di Massachusetts General Hospital Center, Women Mental Health.</p>
<p>Lakukan ini: Jika tanda-tanda lain menunjuk ke perimenopause (hot flashes, berkeringat di malam hari, kekeringan vagina), untuk jangka pendek pertimbangkan untuk menjalani terapi hormon pengganti.</p>
<p>&#8220;Kebanyakan perempuan yang sudah melakukannya merasa seperti mendapatkan kembali ingatannya,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>3. Pengaruh obat </strong></p>
<p>Beberapa obat-obatan tertentu seperti anti-depresan dapat memengaruhi suasana hati (mood) dan konsentrasi ketika Anda memutuskan untuk berhenti mengonsumsinya. Antihistamin, misalnya, obat penenang ini dapat memicu rasa kantuk yang cukup lama.</p>
<p>Coba ini: Catat semua obat-obatan yang Anda konsumsi dan tanyakan kepada dokter Anda, apakah ada dari obat-obatan tersebut yang dapat menyebabkan gangguan konsentrasi.</p>
<p><strong>4. Rokok</strong></p>
<p>Selain merusak kesehatan secara umum, efek rokok juga dapat memengaruhi daya konsentrasi Anda. Semakin banyak dan lebih lama Anda merokok, materi abu-abu pada otak lebih cepat hilang. Bahkan, ketika mencoba berhenti merokok, Anda akan mengalami kesulitan berkonsentrasi, kata Christopher Kahler, PhD, dari Brown University.</p>
<p>&#8220;Ini adalah keluhan umum para perokok. Tetapi, Anda akan lebih mendapatkan lebih banyak keuntungan secara psikologis jika berhenti merokok,&#8221; katanya.</p>
<p>Lakukan ini: Semakin senang perasaan Anda ketika mencoba untuk berhenti, maka semakin besar kemungkinan Anda untuk berhasil, kata Kahler. Intinya adalah bagaimana Anda bisa untuk meningkatkan suasana hati (mood).</p>
<p><strong>5. Makan tidak sehat</strong></p>
<p>Apa yang Anda makan berdampak besar pada kejernihan mental, kata Laura Middleton, PhD, asisten profesor kinesiologi di University of Waterloo di Ontario. Kebiasaan makan yang buruk meningkatkan risiko penyakit, seperti obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, dan penyakit lainnya yang dapat mengganggu fungsi kognitif dan memicu obesitas—membuat lebih sulit untuk tetap aktif, yang penting untuk kesehatan otak.</p>
<p>Lakukan ini: &#8220;Jika itu baik bagi jantung dan sistem kardiovaskular, maka itu baik pula bagi otak,&#8221; ungkap Middleton, yang menyarankan untuk berpegang pada prinsip-prinsip Diet Mediterania (diet tinggi ikan, sayuran, dan rendah makanan lemak jenuh dan diproses).</p>
<p><strong>6. Sibuk </strong></p>
<p>Pekerjaan yang menetap sepanjang hari di balik meja atau di belakang kemudi mobil jangan dianggap baik. Pekerjaan yang cenderung menetap dan tidak melibatkan aktivitas fisik dapat memengaruhi pikiran Anda. Agar pikiran tetap tajam, Anda harus tetap bergerak. Olahraga dapat meningkatkan produksi zat yang memperlambat pembentukan plak pemicu penyakit Alzheimer.</p>
<p>&#8220;Butuhkan waktu beberapa minggu untuk dapat merasakan manfaatnya. Tetapi, setelah itu Anda akan mengalami perubahan positif dengan cepat,&#8221; kata Middleton.</p>
<p>Lakukan ini: Lakukan aktivitas kardiovaskular selama 30 menit dengan periode 3-5 kali dalam seminggu. &#8220;Jika Anda dapat melakukannya selama satu jam, itu bagus,&#8221; kata Middleton, yang juga mengimbau untuk menyertakan latihan beban. Middleton dan rekan menemukan bukti bahwa dengan menjadi aktif sepanjang hari dapat membantu menjaga pikiran tetap tajam.</p>
<p><strong>7. Cemas berlebihan<br />
</strong>Perasaan cemas yang berlebihan bisa menjadi penyebab Anda sulit berkonsentrasi. Sebab, dengan suasana hati yang gelisah, seseorang biasanya menjadi hiper-waspada dengan lingkungan sekitarnya.</p>
<p>Lakukan ini: Jika Anda tidak bisa berkonsentrasi karena terlalu khawatir, berhenti melakukan pekerjaan dan lakukan sesuatu yang menyenangkan untuk menghapus ketegangan di kepala Anda, kata Susan Nolen-Hoeksema, PhD, profesor departemen psikologi di Yale. Cobalah untuk pergi jalan-jalan, mencoba resep baru, atau bermain dengan teman.</p>
<p>Sumber: MSN</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.web.id/7-penyebab-anda-sulit-konsentrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Menit Berkualitas, Segarkan Anda Sepanjang Hari</title>
		<link>http://andika.web.id/10-menit-berkualitas-segarkan-anda-sepanjang-hari/</link>
		<comments>http://andika.web.id/10-menit-berkualitas-segarkan-anda-sepanjang-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 21:43:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AskaX</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Tersenyum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.web.id/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Pernah merasa pas bangun tidur banyak banget yg harus dikerjain? inilah, itulah&#8230; apalah. yang membuat hari kita serasa Hectic, blum lagi klo ngecek Fb liat status-status ngak jelas, atau ngeliat email banyak kerjaan yg nmpuk yang belum selesai&#8230;&#8230;. Kalo pernah atau bahkan sering  kamu mungkin perlu ngelakuin kegiatan2 dibawah ini, kamu bakal ngerasa fresh Sepanjang&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-85" href="http://andika.web.id/10-menit-berkualitas-segarkan-anda-sepanjang-hari/segar-ekspresi/"><img class="alignleft size-full wp-image-85" title="Segar-Ekspresi" src="http://andika.web.id/wp-content/uploads/Segar-Ekspresi.jpg" alt="" width="250" height="349" /></a>Pernah merasa pas bangun tidur banyak banget yg harus dikerjain? inilah, itulah&#8230; apalah. yang membuat hari kita serasa Hectic, blum lagi klo ngecek Fb liat status-status ngak jelas, atau ngeliat email banyak kerjaan yg nmpuk yang belum selesai&#8230;&#8230;.</p>
<p>Kalo pernah atau bahkan sering  kamu mungkin perlu ngelakuin kegiatan2 dibawah ini, kamu bakal ngerasa fresh Sepanjang hari.. <img src='http://andika.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong>Jakarta:</strong> <strong>BAIKLAH</strong>, jangan keburu meluapkan semua emosi Anda lewat status di Twitter. Karena sebenarnya seharian Anda ditentukan oleh waktu 10 menit bangun pagi yang berkualitas. Tak percaya? Coba ingat kembali, apa saja yang Anda lakukan saat bangun pagi? Mengecek email, BBM dan situs jejaring sosial? Tak heran bila hari Anda jadi kacau.</p>
<p>Mulai hari ini, ubah semua kebiasaan itu dengan 10 menit berkualitas dari kami.</p>
<p><strong>Menit pertama&#8230;</strong></p>
<p>Miliki saat hening di atas tempat tidur selama 1-2 menit, kemudian rapikan tempat tidur Anda kembali, Gretchen Rubin, penulis buku THE HAPPINESS PROJECT pernah mengatakan bahwa rutinitas yang diawali dengan kerapian akan membawa efek positif sepanjang hari. Dengan merapikan tempat tidur, maka salah satu kekhawatiran di pagi hari terselesaikan.</p>
<p><strong>Menit berikutnya&#8230;</strong></p>
<p><strong>Dengarkan musik </strong>yang membangkitkan <strong>semangat</strong>, lagu apapun yang menurut selera Anda membuat langsung tersenyum ceria. Kebanyakan hasil penelitian, mengungkapkan bahwa mendengarkan musik dapat membantu menyeimbangkan tekanan darah, mengurangi stress dan membangkitkan semangat.</p>
<p><strong>Menit selanjutnya&#8230;</strong></p>
<p><strong>Lakukan stretching.</strong> Tak perlu sampai melakukan pemanasan sempurna, namun menarik tangan Anda ke atas selama beberapa detik sambil menghirup udara pagi yang segar akan memberikan efek berbeda. Setidaknya ini akan membuat Anda 100% bangun dan mengawali kesiapan Anda menuju kamar mandi dan beberes diri.</p>
<p><strong>Menit terakhir&#8230;</strong></p>
<p>Bercerminlah. Tentunya Anda tak mau melihat wajah Anda yang berantakan dengan tampang sedih bukan? <strong>Tersenyum</strong>. Inilah obat penyemangat hari yang paling mujarab, sekaligus mantra yang akan membuat Anda bahagia sepanjang hari.</p>
<p><strong>Jangan </strong>lagi mengawali hari dengan <strong>kerutan </strong>saat membaca email atau status sang mantan di smartphone Anda. Ingin diri Anda bahagia? Awali dengan menghujani cinta pada diri sendiri. (kpl/RIE) Sumber &#8211; <strong><a href="http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/07/22/58612/Hanya-10-Menit-Rileksnya-Sepanjang-Hari/" target="_blank">Metrotvnews.com</a></strong></p></blockquote>
<p>Ok saran lagi, buat kamu yang Muslim, <strong>Sholat subuh </strong>juga bagus lho bikin kamu ngerasa rileks dan semangat untuk memulai harimu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.web.id/10-menit-berkualitas-segarkan-anda-sepanjang-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Kenapa Susu Sapi Tidak Baik!</title>
		<link>http://andika.web.id/alasan-kenapa-susu-sapi-tidak-baik/</link>
		<comments>http://andika.web.id/alasan-kenapa-susu-sapi-tidak-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 14:34:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AskaX</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.web.id/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah Artikel yang saya dapat dari Fb, yang sumbernya dari Jawapos. Karena ini penting buat di share dan juga koleksi artikel saya, supaya nanti kalau butuh referensi tidak mencari-cari&#8230;. Selamat Membaca&#8230; Tidak ada makhluk di dunia ini yang ketika sudah dewasa masih minum susu -kecuali manusia. Lihatlah sapi, kambing, kerbau, atau apa pun: begitu&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-20" href="http://andika.web.id/alasan-kenapa-susu-sapi-tidak-baik/susu-sapi/"><img class="alignleft size-full wp-image-20" title="susu-sapi" src="http://andika.web.id/wp-content/uploads/susu-sapi.jpg" alt="" width="360" height="360" /></a>Berikut adalah Artikel yang saya dapat dari Fb, yang sumbernya dari Jawapos. Karena ini penting buat di share dan juga koleksi artikel saya, supaya nanti kalau butuh referensi tidak mencari-cari&#8230;. Selamat Membaca&#8230;</p>
<p>Tidak ada makhluk di dunia ini yang ketika sudah dewasa masih minum susu -kecuali manusia. Lihatlah sapi, kambing, kerbau, atau apa pun: begitu sudah tidak anak-anak lagi tidak akan minum susu. Mengapa manusia seperti menyalahi perilaku yang alami seperti itu?</p>
<p>&#8220;<strong>Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya</strong>,&#8221; ujar Prof Dr Hiromi Shinya, penulis buku yang sangat laris: The Miracle of Enzyme (Keajaiban Enzim) yang sudah terbit dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama. Padahal, katanya, susu sapi adalah makanan/minuman paling buruk untuk manusia. Manusia seharusnya hanya minum susu manusia. Sebagaimana anak sapi yang juga hanya minum susu sapi. Mana ada anak sapi minum susu manusia, katanya.</p>
<p>Mengapa susu paling jelek untuk manusia? Bahkan, katanya, bisa menjadi penyebab osteoporosis? Jawabnya: karena susu itu benda cair sehingga ketika masuk mulut langsung mengalir ke kerongkongan. Tidak sempat berinteraksi dengan enzim yang diproduksi mulut kita. Akibat tidak bercampur enzim, tugas usus semakin berat. Begitu sampai di usus, susu tersebut langsung menggumpal dan sulit sekali dicerna. Untuk bisa mencernanya, tubuh terpaksa mengeluarkan cadangan &#8220;enzim induk&#8221; yang seharusnya lebih baik dihemat. Enzim induk itu mestinya untuk pertumbuhan tubuh, termasuk pertumbuhan tulang. Namun, karena enzim induk terlalu banyak dipakai untuk membantu mencerna susu, peminum susu akan lebih mudah terkena osteoporosis.<span id="more-19"></span></p>
<p>Profesor Hiromi tentu tidak hanya mencari sensasi. Dia ahli usus terkemuka di dunia. Dialah dokter pertama di dunia yang melakukan operasi polip dan tumor di usus tanpa harus membedah perut. Dia kini sudah berumur 70 tahun. Berarti dia sudah sangat berpengalaman menjalani praktik kedokteran. Dia sudah memeriksa keadaan usus bagian dalam lebih dari 300.000 manusia Amerika dan Jepang. Dia memang orang Amerika kelahiran Jepang yang selama karirnya sebagai dokter terus mondar-mandir di antara dua negara itu.</p>
<p>Setiap memeriksa usus pasiennya, Prof Hiromi sekalian melakukan penelitian. Yakni, untuk mengetahui kaitan wujud dalamnya usus dengan kebiasaan makan dan minum pasiennya. Dia menjadi hafal pasien yang ususnya berantakan pasti yang makan atau minumnya tidak bermutu. Dan, yang dia sebut tidak bermutu itu antara lain susu dan daging.</p>
<p>Dia melihat alangkah mengerikannya bentuk usus orang yang biasa makan makanan/minuman yang &#8220;jelek&#8221;: benjol-benjol, luka-luka, bisul-bisul, bercak-bercak hitam, dan menyempit di sana-sini seperti diikat dengan karet gelang. Jelek di situ berarti tidak memenuhi syarat yang diinginkan usus. Sedangkan usus orang yang makanannya sehat/baik, digambarkannya sangat bagus, bintik-bintik rata, kemerahan, dan segar.</p>
<p>Karena tugas usus adalah menyerap makanan, tugas itu tidak bisa dia lakukan kalau makanan yang masuk tidak memenuhi syarat si usus. Bukan saja ususnya kecapean, juga sari makanan yang diserap pun tidak banyak. Akibatnya, pertumbuhan sel-sel tubuh kurang baik, daya tahan tubuh sangat jelek, sel radikal bebas bermunculan, penyakit timbul, dan kulit cepat menua. Bahkan, makanan yang tidak berserat seperti daging, bisa menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus: menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.</p>
<p>Karena itu, Prof Hiromi tidak merekomendasikan daging sebagai makanan. Dia hanya menganjurkan makan daging itu cukup 15 persen dari seluruh makanan yang masuk ke perut.</p>
<p>Dia mengambil contoh yang sangat menarik, meski di bagian ini saya rasa, keilmiahannya kurang bisa dipertanggungjawabk an. Misalnya, dia minta kita menyadari berapakah jumlah gigi taring kita, yang tugasnya mengoyak-ngoyak makanan seperti daging: hanya 15 persen dari seluruh gigi kita. Itu berarti bahwa alam hanya menyediakan infrastruktur untuk makan daging 15 persen dari seluruh makanan yang kita perlukan.</p>
<p>Dia juga menyebut contoh harimau yang hanya makan daging. Larinya memang kencang, tapi hanya untuk menit-menit awal. Ketika diajak &#8220;lomba lari&#8221; oleh mangsanya, harimau akan cepat kehabisan tenaga. Berbeda dengan kuda yang tidak makan daging. Ketahanan larinya lebih hebat.</p>
<p>Di samping pemilihan makanan, Prof Hiromi mempersoalkan cara makan. Makanan itu, katanya, harus dikunyah minimal 30 kali. Bahkan, untuk makanan yang agak keras harus <strong>sampai 70 kali</strong>. Bukan saja bisa lebih lembut, yang lebih penting agar di mulut makanan bisa bercampur dengan enzim secara sempurna. Demikian juga kebiasaan minum setelah makan bukanlah kebiasaan yang baik. Minum itu, tulisnya, sebaiknya setengah jam sebelum makan. Agar air sudah sempat diserap usus lebih dulu.</p>
<p>Bagaimana kalau makanannya seret masuk tenggorokan? Nah, ini dia, ketahuan. Berarti mengunyahnya kurang dari 30 kali! Dia juga menganjurkan agar setelah makan sebaiknya jangan tidur sebelum empat atau lima jam kemudian. Tidur itu, tulisnya, harus dalam keadaan perut kosong. Kalau semua teorinya diterapkan, orang bukan saja lebih sehat, tapi juga panjang umur, awet muda, dan tidak akan gembrot.</p>
<p>Yang paling mendasar dari teorinya adalah: setiap tubuh manusia sudah diberi &#8220;modal&#8221; oleh alam bernama enzim-induk dalam jumlah tertentu yang tersimpan di dalam &#8220;lumbung enzim-induk&#8221; . Enzim-induk ini setiap hari dikeluarkan dari &#8220;lumbung&#8221;-nya untuk diubah menjadi berbagai macam enzim sesuai keperluan hari itu. Semakin jelek kualitas makanan yang masuk ke perut, semakin boros menguras lumbung enzim-induk. Mati, menurut dia, adalah habisnya enzim di lumbung masing-masing.</p>
<p>Maka untuk bisa berumur panjang, awet muda, tidak pernah sakit, dan langsing haruslah menghemat enzim-induk itu. Bahkan, kalau bisa ditambah dengan cara selalu makan makanan segar. Ada yang menarik dalam hal makanan segar ini. Semua makanan (mentah maupun yang sudah dimasak) yang sudah lama terkena udara akan mengalami oksidasi. Dia memberi contoh besi yang kalau lama dibiarkan di udara terbuka mengalami karatan. Bahan makanan pun demikian.</p>
<p>Apalagi kalau makanan itu digoreng dengan minyak. Minyaknya sendiri sudah persoalan, apalagi kalau minyak itu sudah teroksidasi. Karena itu, kalau makan makanan yang digoreng saja sudah kurang baik, akan lebih parah kalau makanan itu sudah lama dibiarkan di udara terbuka. Minyak yang oksidasi, katanya, sangat bahaya bagi usus. Maksudnya, mengolah makanan seperti itu memerlukan enzim yang banyak.</p>
<p>Apa saja makanan yang direkomendasikan? Sayur, biji-bijian, dan buah. Jangan terlalu banyak makan makanan yang berprotein. Protein yang melebihi keperluan tubuh ternyata tidak bisa disimpan. Protein itu harus dibuang. Membuangnya pun memerlukan kekuatan yang ujung-ujungnya juga berasal dari lumbung enzim. Untuk apa makan berlebih kalau untuk mengolah makanan itu harus menguras enzim dan untuk membuang kelebihannya juga harus menguras lumbung enzim.</p>
<p>Prof Hiromi sendiri secara konsekuen menjalani prinsip hidup seperti itu dengan sungguh-sungguh. Hasilnya, umurnya sudah 70 tahun, tapi belum pernah sakit. Penampilannya seperti 15 tahun lebih muda. Tentu sesekali dia juga makan makanan yang di luar itu. Sebab, sesekali saja tidak apa-apa. Menurunnya kualitas usus terjadi karena makanan &#8220;jelek&#8221; itu masuk ke dalamnya secara terus-menerus atau terlalu sering.</p>
<p>Terhadap pasiennya, Prof Hiromi juga menerapkan &#8220;pengobatan&#8221; seperti itu. Pasien-pasien penyakit usus, termasuk kanker usus, banyak dia selesaikan dengan &#8220;pengobatan&#8221; alamiah tersebut. Pasiennya yang sudah gawat dia minta mengikuti cara hidup sehat seperti itu dan hasilnya sangat memuaskan. Dokter, katanya, banyak melihat pasien hanya dari satu sisi di bidang sakitnya itu. Jarang dokter yang mau melihatnya melalui sistem tubuh secara keseluruhan. Dokter jantung hanya fokus ke jantung. Padahal, penyebab pokoknya bisa jadi justru di usus. Demikian juga dokter-dokter spesialis lain. Pendidikan dokter spesialislah yang menghancurkan ilmu kedokteran yang sesungguhnya.</p>
<p>Saya mencoba mengikuti saran buku ini sebulan terakhir ini. Tapi, baru bisa 50 persennya. Entah, persentase itu akan bisa naik atau justru turun lagi sebulan ke depan.</p>
<p>Yang menggembirakan dari buku Prof Hiromi ini adalah: orang itu harus makan makanan yang enak. Dengan makan enak, hatinya senang. Kalau hatinya sudah senang dan pikirannya gembira, terjadilah mekanisme dalam tubuh yang bisa membuat enzim-induk bertambah. Nah&#8230;.. gan pei!</p>
<p>Dahlan Iskan: Susu Sapi Bukan untuk Manusia<br />
Sumber: Jawa Pos, 15 Mei 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.web.id/alasan-kenapa-susu-sapi-tidak-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

